Ciamis.BEDAnews –
Sebanyak 17482 siswa Sekolah Dasar & 3497 siswa Madrasah Ibtidaiyah di Kab, Ciamis akan mengikuti ujian nasional dari 750 SD, mereka akan menjawab soal 3 mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, IPA, serta Matematika.
Kasi Kurikulum Dikdas Disdikbud, H Mastur mengatakan kepada BEDAnews.com saat proses bongkar soal ujian dari mobil boks yg membawa soal ujian dari Tangerang di titik bongkar (Kantor Disdikbud Ciamis), sabtu (17/5/2014 ) setelah mobil tersebut menginap satu malam di Mako Polres Ciamis, Tahun 2014 SD penyelenggara Ujian 750 SD dari total 751 SD karena SDN 4 Kawasan Kec Banjarsari tidak ada kelas 6 nya ujarnya.
Dia melanjutkan, soal ujian tiba di ciamis pukul 20,00 wib dan demi keamanan dan kerahasiahan terjaga menginap 1 malam di Mako Polres selanjutnya minggu (18/5/2014) akan di kirim ke titik bagi / sub rayon / UPTD Pendidikan SD d 26 kecamatan. Soal ujian tidak ada cadangan bila ada kekurangan SD bersangkutan akan berkoordinasi dengan sub Rayon dengan kelebihan soal dari SD yg lain.
Ketua Penyelenggara UN SD Ciamis, yang juga Sekdis Disdikbud, H Hidayat Taopik menambahkan, soal UN yg diterima dari Polda Jabar & Polres Ciamis dalam keadaan tertutup rapih dan bersegel serta akan didistribusikan dari kabupaten ke sub rayon memakai kendaraan tertutup dengan pengawalan dari kepolisian, Hidayat Taopik & Mastur menjamin tidak ada kebocoran soal maupun jawaban soal UN, Perkara kebocoran relatif, dari penyelenggaraan ujian tahun ketahun di Ciamis untuk sekolah dasar belum pernah ada hal seperti itu, dengan kerjasama fihak keamanan dalam hal ini Kapolres senantiasa mengawal dan mengamankan lembar soal maupun jawaban.katanya.
Semantara itu Kabag Ops Polres Ciamis , Kompol Sutisna yang saat itu sedang mengawasi bongkar soal UN dari mobil boks dan dipilah peruntukan sub rayonya mengatakan dokumen negara dikawal anggota Polres dari Mako Polres dan ke kantor Disdikbud, dan pendistribusian dari kantor Disdikbud dikawal anggota Polsek langsung sampai ke sub Rayon dengan tidak berhenti atau mampir sana-sini guna menghindari penyimpangan. (abraham )











