“Sehingga, secara teori mereka cukup mendapatkan ilmu. Sedangkan di Indonesia, siswa masih kekurangan ilmu untuk melanjutkan ke sekolah kejuruan dan langsung bekerja,” ujar Aminudin.
Aminudin menegaskan, penekanan teori dan praktik memang harus diseimbangkan. “Sebenarnya pemerintah sudah melakukan tahap reformasi kualitas SMK. Ini dibuktikan dengan keluarnya Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 mengenai Revitalisasi SMK. Revitalisasi SMK sangat penting dilakukan saat ancaman teknologi destruktif mulai terlihat nyata di dunia industri,” tegasnya. @hms/her
Page 3 of 3












