bank bjb yang mendapat kepercayaan penuh dari pemerintah tak menyia-nyiakan amanat tersebut. Lewat gerak cepat dan strategi pembiayaan terukur, bank bjb menyalurkan seluruh dana yang dititipkan pemerintah lebih cepat dari tenggat waktu. Bahkan, bank bjb juga berhasil menggandakan penyaluran pinjaman lebih dari target leverage 2 kali lipat. Per 13 Oktober 2020, bank bjb sudah menyalurkan dana PEN sebesar Rp5,3 triliun atau 106% dari target.
Dalam realisasinya, sektor UMKM menjadi salah satu fokus target penyaluran. Sebanyak 1.463 debitur tercatat sebagai penerima Kredit UMKM yang tercakup melalui implementasi pembiayaan PEN. Angka itu merupakan lebih dari separuh debitur yang menerima manfaat penyaluran dana PEN bank bjb.
Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan pemilihan UMKM sebagai target utama stimulasi PEN tidak terlepas dari target program PEN yang dicanangkan bank bjb. Melalui program bjb PENtas (Penguatan Ekonomi Nasional Tangguh dan Sejahtera), bank bjb hendak memastikan agar fasilitas pembiayaan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemulihan ekonomi. Merujuk status UMKM sebagai tulang punggung ekonomi, adalah langkah tepat untuk mengalirkan fokus bantuan kepada sektor ini.













