Dunia virtual atau dunia digital semakin menguasai atau menjamah di semua lini kehidupan manusia. Kalau kita melihat AI, robot, mesin bisa untuk berbagai hal positif maka pertanyaannya bisakah untuk sesuatu yang negatif dan kontraproduktif yang berdampak luas? Jawabannya tentu bisa. Pemimpin yang transformatif di era digital akan mampu: belajar dan memperbaiki kesalahan di masa lalu. Siap di masa kini dan mampu menyiapkan masa depan yang lebih baik.
Dengan demikian, Digital leadership itu humanis bukan pemimpin dari AI, robot atau mesin, melainkan pemimpin di era digital sebagai orang bajik yang kebijakannya bijaksana.
Pemimpin di era digital tetap menjadi sumber energi, sumber inspirasi, memotivasi, memberi solusi, berpandangan luas visioner proactive and problem solving.













