Untungnya ketika Aceng tengah berjalan kaki menyusuri jalan raya, ketemu dengan tetangganya yang baru pulang dari Bandung. Dan mengajaknya untuk pulang bareng.
“Aceng itu orangnya jujur dan sederhana. Malah di Malangbong dia jadi guru ngaji anak-anak. Jadi tidak mungkin kalau Aceng berbohong,” ujar tetangganya yang diketahui bernama Udin menjelaskan.
Udin merasa prihatin dengan musibah yang dialami Aceng. Dia tak menyangka ketulusan meminta tolong Aceng di anggap modus penipuan. Padahal Aceng hanya butuh uang Rp40 ribu untuk pulang. Baik Aceng mau pun Udin menolak untuk di ambil gambarnya. ***
Page 2 of 2













