“Saat ini Jabar menjadi provinsi dengan jumlah desa mandiri terbanyak kedua secara nasional. Kita ingin ke depan 18 desa tertinggal pun tidak ada lagi. Ke depan kita ingin memerankan BUMDes untuk memacu semua terus melejit,” kata dia.
Lalu bagaimana untuk memenuhi keinginan tersebut, Dicky mengatakan bahwa pihaknya akan menerapkan dua cara, yakni desa membangun dan membangun desa.
Ia memaparkan bahwa desa membangun berarti dari bawah ke atas, atau ada inisiatif dari desa yang didorong pemerintah untuk terus merangkak menjadi desa yang membanggakan dengan semua syarat dan ciri-ciri desa yang diharapkan.
“Kalau membangun desa, artinya ada upaya intervensi pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota melalui pendekatan langsung dan tidak langsung, seperti mengirimkan patriot desa hingga CEO BUMDes,” kata dia.













