Lebih lanjut, dia menyampaikan harapannya, kepada Ketum PBNU, agar tidak mencampuradukkan kepentingan politik dengan kepentingan ummat.
“Kami berharap Gus Yahya tidak mencampuradukan kepentingan politik dengan kepentingan ummat, karena MBG itu program politik yang sudah diperhitungkan oleh tim, bahkan sudah ada Badan Gizi Nasional dengan perekrutan ribuan pegawai, maka percayakan bahwa mereka mampu merealisasikan, jika support anggaran, dalam APBD sudah disiapkan oleh kabupaten/ Kota,” tegas Salim.
Apalagi, lanjutnya, yang menerima MBG ini kan bukan hanya siswa kurang mampu. “Namun semua siswa yang kaya atau kurang mampu, berhak mendapatkan MBG,” pungkas Salim. (Red).













