Tantangannya lebih jauh: memastikan tidak ada satu pun celah dalam kesinambungan komando.
Komando boleh berganti.
Personel boleh bergeser.
Tetapi sistem peringatan dini, pertukaran informasi, koordinasi kewilayahan, dan kemampuan merespons krisis tidak boleh ikut terputus.
Ini prinsip sederhana dalam manajemen keamanan: ketika komando berubah, kesiapsiagaan tidak boleh menurun.
*SOLO JANGAN DIJADIKAN ARENA PERTARUNGAN*
Saya tidak sependapat dengan kebiasaan memberikan label yang menyederhanakan masyarakat Solo dan sekitarnya sebagai satu kelompok politik.
Solo bukan milik satu kubu. Solo adalah bagian dari sejarah republik.
Di sana terdapat pendukung, penentang, relawan, tokoh agama, tokoh budaya, akademisi, pedagang, buruh, mahasiswa, dan warga biasa yang mungkin sama sekali tidak ingin terseret dalam pertarungan politik.













