• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Di Perancis Kampanye Wali Kota Cukup Jalan Kaki

Di Perancis Kampanye Wali Kota Cukup Jalan Kaki

Asep Budi by Asep Budi
6 April 2014
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Monosque, BEDAnews-

Lain Ikan Lain belalang mungkin itu peribahasa yang cocok untuk membedakan pesta demokrasi di Indonesia dengan di Perancis.

 Salah seorang warga  Kota Manosque dep.Alpes Haute Provence asal Bandung , Joely Samadi mengatakan, seperti halnya di Indonesia proses pengusungan Calon Wali Kota di kota ini mirip dengan di Indonesia yaitu diusung melalui partai politik yang ada. “Di Perancis sendiri, secara nasional ada lima parpol , namun saat pemilihan wali kota disini ada tiga kandidat dari tiga partai yaitu partai Socialis, Partai UMP dan Partai Demokrat, “ jelasnya.

Yang berbeda  kata Joely adalah dalam hal kampanye, yang dilakukan hanya melalui poster yang dipasang di tempat umum yang sudah disediakan, satu hari sebelumnya bertemu langsung kandidat dengan rakyat,di kota itu ada lapangan di pusat kota, pusat perbelanjaan, jadi si calon bisa ngobrol langsung dengan rakyat. “Para kandidatpun saat datang ke tempat kampanye cukup jalan kaki tidak naik kendaraan berkeliling kota. Saat kampanye dilakukan  dengan mengajak dialog warga kota tentang program yang sudah ada dari pusatnya jadi nyambung,umpamanya pole employ (Depnaker ) kalau di Indonesia, ,itu yang sering di bahas karena masalah tenaga kerja merupakan masalah nasional,” paparnya.

Saat ada pergantian menteri,walikota,atau presiden, program itu terus sama harus dibahas,dan diperbaiki. Kota berpenduduk 26.000 orang ini juga memiliki  satu permasalahan jumlah penduduk terkait dengan pembagian daerah. Uniknya, setelah Pemilu walikota biasa aja tenang,aman, yang lebih ramai di senat pusat. “Cirinya, di kota ini kalau tenang artinya sebagian besar masyarakat menerima, kalau ada masalah mereka langsung keluar suara melalui perkumpulan masa mereka , tapi berjalan damai karena dilakukan secara dialog, “ pungkasnya. (bun)

BeritaTerkait

TNI Fair 2026, Stand Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung Hadirkan Edukasi dan Beragam Inovasi

21 September 2026

Perwatusi Gaspol, Siapkan Instruktur Senam untuk Lawan Osteoporosis

21 September 2026
Previous Post

Wali Kota Bandung Tinjau Insinerator Karya Ano

Next Post

Warga Manggungsari Pertanyakan Kekosongan Jabatan Kades

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Fair 2026, Stand Pusterad Dipadati Ribuan Pengunjung Hadirkan Edukasi dan Beragam Inovasi

21 September 2026
Ragam

Perwatusi Gaspol, Siapkan Instruktur Senam untuk Lawan Osteoporosis

21 September 2026
TNI-POLRI

Peringati HUT Ke-81 TNI, Kodam III/Siliwangi Gelar Bakti Sosial Kesehatan di RS Dustira

21 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT Ke-81 TNI 2026, Kodim 0802/Ponorogo Gelar Baksos Kesehatan dan Bagi Sembako

21 September 2026
TNI-POLRI

Bersih-Bersih Sungai oleh Kodim Ponorogo Bersama Unsur Terkait, Dalam Rangka HUT ke81 TNI

21 September 2026
TNI-POLRI

KASAL DAMPINGI PANGLIMA TNI, LEPAS RIBUAN PESERTA TNI RUN 2026

21 September 2026
Next Post

Warga Manggungsari Pertanyakan Kekosongan Jabatan Kades

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021