“Bangun pola kesadaran ditengah-tengah masyarakat bahwa perbedaan dalam Pemilu janganlah mengakibatkan perpecahan sesama anak Bangsa,” imbuhnya.
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan perbedaan dan keragaman yang dimiliki Indonesia seharusnya menjadi kekuatan, saling mengisi dan melengkapi.
“Tentunya hal ini sudah dirumuskan oleh pendiri Bangsa yaitu dengan menetapkan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan kita semua,” tandasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bingkisan dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kepada 400 orang anak yatim serta piatu. [mae]












