Adapun nilai total tabungan mencapai Rp99,37 triliun atau naik sekitar 11,60 persen yoy. Perseroan juga mampu menekan biaya dana atau cost of fund menjadi 2,03 persen dari sebelumnya 2,68 persen.
*Tim di Belakang Layar*
Sebagaimana dijelaskan terdahulu, kode saham BSI Tbk adalah BRIS. BRIS itu sendiri merupakan “surviving entity” (bank survivor alias entitas bank yang berhak menerima penggabungan), yaitu penggabungan dari BSMS, BNIS dan BRIS.
Penunjukan BRIS sebagai surviving entity itu tidak lepas dari status yang disandang perseroan, dimana BRIS merupakan satu-satunya bank syariah yang telah melantai di pasar bursa saham.
Namun tidak banyak yang mengingat kembali perjuangan tim utama yang melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering – IPO) sukuk mudharabah muthlaqah BRIS di tahun 2016 yang merupakan awal pembelajaran IPO saham BRIS pada 2018.













