Langkah strategis BSI itu diharapkan pula dapat mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah, khususnya Uni Emirat Arab (UEA), terlebih UEA adalah salah satu pusat investasi global, dimana Dubai adalah pusat keuangan syariah global termasuk Sukuk.
Sejumlah analis saham memperkirakan saham PT. Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI dapat terdorong ke level 2.000 seiring dengan pencapaian kinerja perseroan sepanjang 2021.
Berdasarkan laporan keuangan BSI yang dirilis di Bursa Efek Indonesia, perseroan mampu membukukan laba bersih sebesar Rp3,03 triliun pada 2021. Raihan itu naik sekitar 38,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya atau secara tahunan (yoy).
Dari sisi pembiayaan, BSI mencatatkan pertumbuhan sekitar 9,32 persen yoy menjadi Rp171,29, sementara dalam penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tabungan wadiah mengalami peningkatan 15,30 persen yoy, yaitu mencapai Rp34,10 triliun.













