Cimahi, BEDAnews
Kerusakan sejumlah ruas jalan dibeberapa titik di Kota Cimahi mendapat sorotan DPRD, seperti jalan yang berada di Cibeber, Cipageran, Cihanjuang, Industri, Melong, Kerkof, Cibaligo, Mancong, Jalan Raden Hardjakusuma, Mahar Martanegara, harus segera diperhatikan perbaikannya oleh Dinas PU Cimahi.
Anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi, Robin Sihombing menyayangkan kinerja Pemerintah yang lambat dalam perbaikan jalan tersebut. “Dari pengamatan dan data yang kami punya, setiap tahun banyak jalan yang rusak baik karena hujan maupun belum direnovasi, walau setiap harinya sudah ada upaya untuk memperbaiki, namun akibat kualitas dari bahan perbaikan seperti aspal dan semen tak optimal, sehingga kondisi jalan mudah rusak,” papar Robin.
Robin menambahkan, dalam melakukan perbaikan seharusnya ada standarisasi bahan agar jalan yang diperbaiki tidak mudah rusak dalam waktu yang singkat. “Perbaikan tanpa adanya standarisasi hanya membuat dua kali kerja saja, saya harap perbaikan jalan, termaksud drainase disejumlah dapat teratasi, karena ini merupakan kebutuhan masyarakat,” tutur Robin.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ison Suhud mengakui banyak jalan dan infrastruktur di kota Cimahi yang mengalami kerusakan yang ada dibeberapa titik, namun Dinas Pekerjaan umum berusaha tanggap untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan infrastruktur tersebut.
“Untuk jalan, kami menyadari ada jalan yang sudah diperbaiki namun tetap saja rusak, bukan karena kualitas dari bahan yang instruktur, namun karena hujan, sehingga jalan yang seharusnya bisa kering, malah kehujanan,” jelas Ison.
Ison juga mengatakan, tidak mungkin jika seluruh material yang digunakan tidak berkualitas. Jika kualitas bahan-bahan tersebut asal-asalan tentunya ini akan menjadi bahan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kami selalu memaksimalkan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kami,” tandas Ison. (Bubun M)











