Jika negara ingin memajukan dan mengembangkan potensi dalam negeri, negara bisa mendukung masyarakat melalui pemberian modal, ketersediaan bahan baku, lahan yang luas, serta akses pendistribusian yang mudah. Bukan dengan menyerahkan kepada investor asing seperti yang banyak terjadi saat ini. Akibatnya, industri lokal tidak berkembang bahkan gulung tikar, sementara para investor makin berkembang, maju dan menguasai pasar. Inilah yang disebut ekonomi kapitalis.
Dengan sistem ini, negara memberikan keleluasaan kepada siapa pun yang memiliki modal termasuk investor asing untuk menanamkan modalnya dalam bidang industri hingga mereka dapat meraup keuntungan yang besar. Pada akhirnya industri asing akan menggeser pengusaha lokal. Investor asing akan menguasai perusahaan tersebut dengan legalisasi pemerintah. Sementara masyarakat bukan lagi sebagai pemilik tetapi hanya sebagai buruh di daerah sendiri. Itulah yang terjadi dalam negara yang menerapkan sistem kapitalis sekuler dimana negara akan berpihak kepada rakyat dan industri ketika secara ekonomi menguntungkan.













