Karena itu, saya menawarkan tiga pintu dalam sistem perlindungan sosial. Pintu pertama adalah prioritas data. Keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah dan memenuhi persyaratan program diberikan prioritas. Pintu kedua adalah kerentanan. Keluarga yang berada di luar kelompok prioritas tetapi memiliki kondisi kerentanan tertentu dapat dinilai secara khusus berdasarkan indikator dan bukti yang jelas.
Kemudian, Pintu ketiga yakni soal keberatan. Masyarakat yang merasa data atau peringkat kesejahteraannya tidak menggambarkan kondisi sebenarnya dapat mengajukan keberatan dan meminta verifikasi. Ketiga pintu tersebut harus terhubung dalam satu sistem sehingga masyarakat tidak kehilangan kesempatan hanya karena perubahan kondisi belum tercermin dalam database.













