Peristiwa

Dengan Humanis Kodam Jaya Tertibkan Ex Asrama BS Cililitan

Jakarta, BEDAnews.com

Dengan humanis Prajurit Kodam Jaya menertibkan rumah Ex Asrama BS Cililitan yang saat ini hampir seluruhnya dihuni oleh penghuni yang tidak mempunyai hak, bahkan Asrama militer yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman sudah tidak tampak dalam wilayah tersebut.

 

Beberapa bulan lalu, Kodam Jaya melakukan razia dan didapatkan narkoba serta miras di Ex Asrama BS mengamankan aset negara merupakan salah satu tugas pokok Kodam Jaya untuk menjamin kelangsungan peruntukkannya bagi generasi prajurit dimasa yang akan datang, atas dasar tersebut Kodam Jaya melakukan langkah-langkah penanganan sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku dalam penertiban Rumah Dinas Ex Asrama BS Cililitan melalui prosedur penataan, inventarisasi, pengamanan dan legalisasi aset rumah dan tanah milik Kodam Jaya.

 

Hal ini merupakan suatu tantangan tugas yang cukup kompleks dalam perwujudan pengamanan dan penertiban asset-asset Negara yang dipercayakan kepada TNI AD diwilayah Kodam Jaya baik kepemilikan serta penggunaannya. Dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan Prajurit khususnya anggota TNI AD yang masih berdinas aktif dan penyiapan pangkalan/satuan untuk menghadapi kemungkinan yang terjadi, perlu adanya ketersediaan tempat dan perumahan dalam rangka mendukung tugas pokok dan kesiapsiagaan operasional prajurit TNI AD.

Dalam kegiatan ini, Kodam Jaya melaksanakan penertiban Ex Asrama BS Cililitan yang terdiri dari 6 RT dengan total 286 Rumah yang dihuni oleh 368 KK. Sedangkan yang memiliki hak tinggal Untuk Prajurit aktif hanya ada 28 Rumah, Purnawirawan sebanyak 23 Rumah, Warakawuri 34 Rumah dan selebihnya mereka yang tidak memiliki hak tinggal, bahkan banyak dari rumah dinas tersebut yang telah diperjualbelikan kepada masyarakat umum. Tetapi Kodam Jaya memberikan kebijaksanaan dengan memberikan bantuan Kontrakan Rumah dan Kerohiman bagi 44 Putra/putri Purnawirawan.

Sebelum dilaksanakan penertiban Ex Asrama BS Tahap ll ini telah diadakan sosialisasi, audiensi, negosiasi bahkan perwakilan warga Ex Asrama BS Tahap ll tersebut telah menghadiri undangan dari pihak Kodam Jaya yang kemudian dilanjutkan dengan surat peringatan untuk pengosongan rumah. Penertiban diawali dengan mengamankan komplek, dilanjutkan dengan negosiasi secara humanis yang melibatkan unsur kepolisian dan Pol PP dimana satu unit rumah dilaksanakan oleh Personel Gabungan yang terdiri dari Polisi, Pol PP dan TNI, dilanjutkan dengan pengemasan barang-barang.

 

Setiap Rumah yang ditertibkan dibantu dari pengemasan barang oleh Prajurit Kodam Jaya yang telah dilengkapi dengan peralatan yang akan digunakan, Kemudian pihak Kodam Jaya menyiapkan kendaraan untuk membawa barang tersebut ke tempat kontrakkan yang telah disediakan Kodam Jaya hingga menata lagi barang yang mereka bawa dari rumah lama sampai rumah tersebut rapih dan siap huni lalu Prajurit Kodam Jaya berpamitan untuk kembali.

 

 

Pangdam Jaya senantiasa menekankan kepada setiap Personel yang terlibat dalam evakuasi untuk tidak terpancing emosi dan terprovokasi hingga evakuasi ini dapat dilaksanakan secara tertib aman dan lancar. Untuk menyikapi dan mencegah kemungkinan terburuk yang terjadi sebagai bentuk perlawanan dari para Penghuni, Kodam Jaya telah menyiapkan Protap pengendalian sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

 

Kegiatan ini juga melibatkan pihak-pihak terkait seperti Pemda DKI Jakarta, PLN, PDAM dan Dinas Pemadam Kebakaran. Adapun Peralatan yang diturunkan Alat Berat (Dozer & Bachoe), Unit Pemadam kebakaran, Angkutan personel, Kendaraan Ambulance, Alat Kesehatan dan Obat-obatan. (MR)

Baca Juga  Abai Gunakan Masker, Petugas Gabungan Berikan Sanksi

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close