“Kulo kepengen anak lan cucu kulo mengke mboten kangelan maleh anggene mlampah utawi nindaake kegiatan sanesipun (Saya ingin anak dan cucu saya nanti tidak kesulitan lagi saat bepergian ataupun menjalankan berbagai aktivitas lainnya),” katanya sembari tersenyum di sela-sela kegiatan, Kamis (30/7/2026).
Semangat serupa juga ditunjukkan Rini, seorang ibu rumah tangga yang setiap hari meluangkan waktunya untuk ikut membantu pembangunan Jembatan Garuda. Baginya, kehadiran jembatan tersebut merupakan harapan besar yang akhirnya mulai terwujud.
“Alhamdulillah kami warga di sini sangat senang dengan dibangunnya jembatan ini. Kami sebisa mungkin ikut ambil bagian membantu proses pembangunannya,” ungkapnya.
Rini menjelaskan, keterlibatan warga dilakukan secara bergotong-royong. Kaum ibu biasanya membantu setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, sedangkan para bapak bergantian menyesuaikan dengan aktivitas mencari nafkah.













