“Tadi kami mendapat informasi bahwa selama ini anak-anak dari Dusun Mojo maupun Desa Gemaharjo yang bersekolah di tingkat SMP dan SMA harus menuju Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Dengan adanya jembatan ini, tentu akses pendidikan bagi anak-anak akan menjadi lebih mudah,” ujarnya.
Selain mendukung sektor pendidikan, ia juga optimis jembatan tersebut akan mendorong berbagai aktivitas masyarakat lainnya.
“Kami juga berharap dan optimis Jembatan Garuda ini akan mampu mendukung berbagai aktivitas warga, mulai dari perekonomian, pertanian, peternakan dan sektor lainnya,” pungkasnya.
Setelah meninjau progres Jembatan Garuda di Desa Pucangombo, Danrem Untoro juga meninjau pembangunan jembatan serupa di Desa Lembah, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Jembatan yang dibangun di atas aliran Kali Asin ini nantinya akan memiliki panjang 47 meter dan lebar 1,2 meter. (Red).













