• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Demi Air Begadangpun Jadi

Demi Air Begadangpun Jadi

Asep Budi by Asep Budi
9 September 2012
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cimahi, BEDAnews

Kekeringan yang berlangsung sejak beberapa bulan lalu, mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Akibatnya sejumlah warga di Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan harus rela begadang tiap malam untuk mendapatkan air bersih.

Nartilah, salah seorang warga RT 03/02 Kelurahan Utama Kecamatan Cimahi Selatan mengatakan, dia bersama warga lainnya harus rela begadang hingga pukul 02.00 dini hari untuk mendapatkan beberapa jerigen air bersih dari sebuah pabrik dilokasi sekitar warga, karena sejak puluhan tahun lalu, sumur-sumur di daerah tersebut sudah tak ada airnya.

“Saya harus rela begadang hingga pukul 02.00 bahkan sampai subuh untuk mendapatkan beberapa jerigen air, karena sumur sudah tak ada air, serta pasokan dari PDAM sudah tidak ngocor beberapa bulan,” sebut Nartilah, tadi malam.

BeritaTerkait

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026

Air  bersih untuk kebutuhan hidup sehari-hari terpaksa harus diambil pada malam hari, karena pada siang hari digunakan untuk kepentingan masjid disekitar lokasi pabrik. Pada siang hari selain harus bekerja, disekitar lokasi perusahaan  merupakan daerah yang lalu lintasnya  padat. Terpaksa, warga harus rela mengambil air sejak matahari tenggelam hingga subuh.

Warga sangat berharap pemerintah bisa mengendalikan pengambilan air bawah tanah karena berakibat pada berkuirangnya pasokan air. Jika hal itu tak bisa dikendalikan, air bisa menjadi barang langka pada tahun-tahun mendatang.

”Kami minta pemerintah jangan terus memberikan ijin pembuatan sumuir artesisi terutama di perusahaan-perusahaan karena akan berdampak menipisnya persediaan air tanah,” tandasnya. (bubun munawar)

Previous Post

Dua Pasangan Cawalkot Saling Klaim Pemenang

Next Post

Ucapan Selamat ke SAE, PASTI Bersikap Dingin

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Ragam

Menganalisis Ijazah Yang Diunggah Dian Sandi, Dengan Ijazah Yang Dipamerkan di PN Jakarta Timur Dengan Ilmu Logika

7 November 2026
TNI-POLRI

Koops TNI Habema Amankan Tujuh Senjata dalam Operasi Gabungan di Yahukimo

7 November 2026
Next Post

Ucapan Selamat ke SAE, PASTI Bersikap Dingin

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021