“Salah satu kegiatan yang baru saja terlaksana yaitu Banyuwangi Batik Festival yang diikuti oleh 20 UKM, 20-23 November 2019.Omzetnya mencapai Rp9,7 miliar,” ujarnya.
Omzet tersebut semuanya dikembalikan lagi kepada UKM, karena Pemerinta hanya sebagai fasilitator sebagai penyedia tempat.

Sementara itu, melihat pola kinerja yang sinergis tersebut, Umi mengaku bangga dengan Dekranasda Kabupaten Banyuwangi.
“Saya melihat pola kerja antara dinas, pemerintahan daerah dan ukm saling bersinergi. Menghilangkan ego masing-masing, sehingga ada penetrasi di dalamnya dan rasa saling memiliki. Ini menjadi inspirasi untuk pola kinerja Dekranasda Kota Bandung,” ujar Umi yang juga kelahiran Banyuwangi.
“Selain mengelola acara secara bersamaan, OPD dan UKM juga bersinergi dalam membangun pasar masyarakat yang di rancang menyerupai mini market. Sehingga UKM menjadi lebih maksimal,” imbuhnya. (Alief)













