OKU Timur, BedaNews.com – Intensitas hujan yang tinggi terus mengguyur wilayah Kabupaten OKU Timur dan Kabupaten OKU Selatan hampir selama satu bulan terakhir mengakibatkan debit air Sungai Komering tidak segera surut. Hal ini membuat sejumlah aktifitas penambangan pasir manual terpaksa berhenti sementara waktu.
Terhentinya aktifitas penambang pasir di tepian komering, Desa Tanjung Kemala, disebabkan selain tingginya debit air juga karena derasnya arus sungai.
Selain itu, berhentinya penambang pasir manual juga juga disebabkan karena keruhnya aliran sungai komering. Sehingga membuat mereka mengalami kesulitan untuk menyelam untuk mengambil pasir.
“Ada puluhan penambang pasir disepanjang tepian komering ini. Untuk penambang manual sebagian besar libur. Sedangkan untuk mereka yang menggunakan mesin masih beroperasi meskipun ada sebagian yang juga berhenti,” kata Ujang (38) salah satu penambang pasir di Tepian Komering, Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Rabu (26/01/2021).













