Lebih lanjut, Kapusjianstralitbang TNI mengatakan bahwa dengan kondisi tersebut, permasalahan yang muncul dalam modernisasi sistem persenjataan TNI ke depan akan berhubungan dengan ketersediaan critical emerging high-tech yang semakin dibatasi oleh negara maju. “Untuk menghadapi tantangan tersebut, diperlukan konsep “Comprehensive Innovation” dalam upaya pengembangan produk industri pertahanan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa, terutama komunitas ilmuwan nasional, iklim kebijakan ekonomi dan investasi nasional, dan dukung penuh pemerintah,” katanya.
Lebih lanjut, Mayjen TNI A.Z.R. Dondokambey mengungkapkan bahwa Pusjianstralitbang TNI mengadakan simposium untuk membahas dan mendiskusikan tentang implikasi dari high-tech competition dalam pengembangan produk industri pertahanan nasional, merumuskan konsep terbaik comprehensive innovation agar mampu melakukan skill transfer, dan science transfer, serta license transfer, kebijakan dan strategi terbaik dalam membangun iklim industri nasional (private sector) guna mewujudkan comprehensive innovation ke depan, serta kebijakan dan strategi pengembangan produk industri pertahanan nasional ke depan dalam rangka menjamin kedaulatan dan integritas nasional dalam high-tech innovation.













