Bandung, BEDAnews,-
Mengantisipasi terjadinya penumpukan lalu lintas pada arus mudik 2014, Kapolda Jabar Mochamad Iriawan meminta kepada pemerintah pusat agar libur menjelang Lebaran diperpanjang hingga 4 hari. Rencananya pemerintah akan menerapkan cuti bersama pada tanggal 25 Juli hingga 1 Agustus 2014.
"Kami mengusulkan libur lebaran itu dimulai pada H-4 atau Rabu (23/7), masyarakat bisa mudik pada hari Rabu atau Kamis jadi tidak terjadi penumpukan arus mudik ekstrim pada hari Jumat (25/7),” urai Kapolda di sela-sela pengecekan jalur mudik wilayah Pantura, di Posko Cikopo, Kabupaten Purwakarta, Kamis (3/7/2014).
Iriawan menjelaskan, selain libur pertama bagi PNS pada H-2 tersebut hari tersebut juga merupakan hari libur buruh pabrik. Untuk mengantisipasi hal itu maka pihaknya melayangkan surat usulan kepada Menpan melalui Mabes Polri yang isinya meminta agar hari libur bagi PNS ditambah 2 hari. Selain usulan penambahan hari libur, menurut Iriawan, pihaknya juga meminta agar pembagian THR dipercepat. "Kalau THR-nya diberikan juga hari Jumat, maka akan terjadi penumpukan pemberangkatan pada sore hari di hari Jumat tersebut, maka akan bertambah lagi penumpukan arus mudik. Jadi saya minta perusahaan-perusahaan untuk membagikan THR sejak hari Rabu atau H-4," harapnya.
Sementara itu mengenai jalur mudik yang akan digunakan oleh masyarakat, Iriawan memaparkan bahwa dari hasil pantauan Polda Jawa Barat dan instansi terkait, jalur tengah mulai dari Palimanan hingga Kadipaten sudah tidak ada masalah baik kondisi jalan maupun prasarana penunjangnya. Namun jalur jalan dari Kadipaten hingga Jatinangor Sumedang kata dia, kondisi jalannya rusak."Sudah ada kesepakatan dengan Bina Marga, H min 10 sudah selesai diperbaiki jalan yang rusak," ujarnya.
Lebih lanjut Kapolda mengatakan bahwa untuk jalur Selatan, kondisi jalan sudah bagus, namun perlu diwaspadai wilayah Limbangan Kabupaten Garut akan menjadi titik kemacetan dengan adanya pasar yang belum selesai diperbaiki. Selain itu lanjut Iriawan, kendaraan umum dan andong yang diparkir di bahu jalan dan lalu lalang, juga akan menghambat arus lalulintas di Limbangan. "Pertigaan Malangbong, Suryalaya serta Gentong,juga masih menjadi potensi titik kemacetan," pungkasnya. (Lanie)











