Bandung, BEDAnews
Indonesia Strategic Institute (Instrat), lembaga kajian pada isu strategis politik dan sosial humaniora, memprediksikan Pemilihan Walikota Bandung 2013 diperkirakan menjadi ajang persaingan ketat antar para kandidat pasangan, khususnya empat pasangan yang didukung oleh partai.
Instrat juga menyatakan pasangan cawalkot Bandung yang berasal dari kalangan Independen, diperkirakan tidak akan mampu bersaing banyak terhadap pasangan calon Walikota Bandung yang berasal dari partai.
Direktur Kajian Instrat, Adi Onggoboyo yang didampingi Direktur Sosial Politik Instrat Henry Baskoro, dalam keterangan persnya mengungkapkan dari serangkaian survey yang dilakukan Instrat menjelang pemilihan Walikota Bandung 2013, elektabilitas pasangan Edi Siswadi – Erwan Setiawan bertengger diurutan teratas dengan persentase sebanyak 19,13%.
“Survey Instrat sendiri disebar di seluruh kecamatan di kota Bandung, menggunakan metode multistage random sampling dengan margin error ± 3,6 %, serta melibatkan 776 responden,” ungkap Adi kepada wartawan, Rabu (27/3) di Hotel Sawunggaling Bandung.
Adi menyebutkan, pasangan Ayi Vivananda – Nani Rosada 15,13 %, pasangan Ridwan Kamil – Oded M. Danial 12,38 %, pasangan Iswara – Asep Dedy Ruyadi 9,38 %, pasangan Wawan Dewanta – Sayogo 0,5 %, pasangan Budi Setiawan – Rizal Firdaus 1,5 %, pasangan Wahyudin – Toni Apriliani 0,38 %, dan pasangan Bambang Setiadi – Alex Tahsin 1,75 %.
Masih ada waktu sekitar 3 bulan dan swing votter mencapai 39,88%. Dengan demikian, kata Adi, dinamika politik untuk tiga bulan ke depan masih akan sangat dinamis, dan berlangsung seru demi memperebutkan 65,34 % suara yang belum menentukan pilihan. (Lanie)











