Di sisi operasional, kesinambungan pasokan vaksin bagi peternakan JAPFA tetap terjaga dengan persyaratan yang secara substansial sama, sehingga mendukung keberlangsungan kegiatan usaha Perseroan.
Selain memperkuat kinerja keuangan, JAPFA terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan operasionalnya. Pada 2025, Perseroan berhasil mencapai inisiatif Zero Coal lebih cepat dari target awal 2040. Inisiatif tersebut, bersama pemanfaatan energi yang lebih bersih, energi baru dan terbarukan, serta program manajemen energi, berkontribusi pada penurunan emisi gas rumah kaca Cakupan 1 sebesar 3.079 ton CO₂ ekuivalen dibandingkan 2024.
Perseroan juga mencatat peningkatan volume air daur ulang sebesar 94% dan pemanenan air hujan sebesar 227% dibandingkan 2023. Pada periode yang sama, volume limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) berhasil diturunkan sebesar 63%, mencerminkan upaya berkelanjutan JAPFA dalam meningkatkan efisiensi sumber daya dan memperkuat pengelolaan lingkungan.













