Rangkaian kegiatan diawali dengan press conference yang menghadirkan Mahmud Sidik serta dosen pengampu mata kuliah Community Development, Rizka Septiana, M.Si, yang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Saya bukan hanya bangga kepada anak-anak Rumah Belajar Gang Satoe, tapi juga kepada mahasiswa kelas PRDC26- 2TP LSPR Institute Communication and Business yang sudah turun langsung dan membawa perubahan nyata. Lewat aksi sederhana dan penuh kepedulian, mereka membuktikan bahwa cahaya bisa lahir dari gang kecil,” ungkap Rizka Septiana.
Silvia Praestice, Ketua Pelaksana Satoe Spark, menambahkan bahwa, workshop ini bertujuan mendorong anak-anak untuk mengenali dan mengembangkan potensi diri mereka.
“Melalui workshop ini, kami berharap anak-anak dapat lebih menyadari betapa pentingnya soft skill bagi kehidupan mereka baik saat ini maupun masa depan. Kami juga berharap anak-anak ini dapat menjadi agent of change di lingkungannya dengan terus berkegiatan positif, mencari potensi diri dan mengembangkannya sehingga dapat menjadi pribadi yang berguna dan berdampak positif bagi sekitar,” ujar Silvia.













