Gingin mengatakan, setiap kelompok tani yang mengajukan untuk mengembangkan Buruan SAE di wilayahnya akan diberikan pendampingan dan pembinaan oleh DKPP agar sesuai dengan konsep Buruan SAE.
Bahkan setelah mereka berhasil menanam sampai panen, DKPP akan tetap memberikan pendampingan untuk membantu memanfaatkan hasilnya supaya menjadi olahan yang memiliki nilai ekonomi lebih.
“Dari hasil bimbingan kita berikan stimulus bantuan untuk mereka memulai Buruan Sae, kita berikan kelengkapan mulai dari bibit, benih, sarana budidaya lele di dalam ember, OTG (organic tower garden) untuk nanam sayuran di tempat yang sempit,” ungkapnya.
“Nantinya mereka bisa mengembangkan berbagai jenis sayuran daun, sayuran buah seperti terong cengek, buah-buahan, ikan, dan pengolahan sampah yang hasilnya menjadi media bibit,” sambungnya.











