• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Bukan Sekadar Dimusnahkan, 10,2 Juta Rokok Ilegal Diolah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Bukan Sekadar Dimusnahkan, 10,2 Juta Rokok Ilegal Diolah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Asep Budi by Asep Budi
15 Agustus 2026
in News
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

KLAPANUNGGAL ||Bedanews.com  — Sebanyak 10.246.013 batang rokok ilegal hasil penindakan Bea Cukai Bogor dimusnahkan di fasilitas pengelolaan limbah GreenZone milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk melalui unit pengelolaan limbah Nathabumi.

Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) tersebut dilakukan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan barang hasil penindakan tidak kembali beredar di masyarakat sekaligus ditangani dengan metode yang aman dan memperhatikan aspek lingkungan.

Rokok ilegal yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan Bea Cukai Bogor sepanjang Desember 2025 hingga Juli 2026.

BeritaTerkait

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026

Proses pemusnahan turut disaksikan tim pengawas Bea Cukai Bogor untuk memastikan seluruh tahapan penanganan BMMN berlangsung transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Bea Cukai Bogor, Chotibul Umam, mengatakan penanganan barang hasil penindakan tidak berhenti pada tahap penyitaan. Barang tersebut harus dipastikan benar-benar dimusnahkan agar tidak kembali masuk ke peredaran.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga ingin memastikan barang tegahan ditangani hingga tuntas. Kami berterima kasih kepada Solusi Bangun Indonesia yang telah mendukung langkah ini dengan menyediakan fasilitas dan teknologi pemusnahan yang aman dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Chotibul.

Kolaborasi Bea Cukai Bogor dengan Solusi Bangun Indonesia sekaligus menunjukkan pemanfaatan fasilitas pengelolaan limbah industri untuk menangani barang sitaan negara.

Melalui Nathabumi, Solusi Bangun Indonesia menyediakan layanan pengelolaan berbagai jenis limbah dengan mengedepankan keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan lingkungan.

General Manager AFR Division PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Budi Yuliadi Nugraha, mengatakan persoalan pengelolaan limbah yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Nathabumi hadir untuk memberikan layanan pengelolaan limbah yang tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan,” kata Budi.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian dari upaya menciptakan pengelolaan limbah yang mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan maupun industri.

Sejak 2007, Nathabumi telah menjadi mitra sejumlah institusi pemerintah serta perusahaan nasional dan multinasional dalam pengelolaan limbah. Layanan tersebut mencakup limbah industri B3 dan non-B3, sampah perkotaan, analisis dan laboratorium, hingga limbah pengeboran.

Dalam pengelolaan sampah perkotaan, Nathabumi juga telah bekerja sama dengan 21 pemerintah daerah untuk mengolah sampah menjadi refuse-derived fuel (RDF).

RDF kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen. Skema tersebut memungkinkan sampah dialihkan dari tempat pemrosesan akhir sekaligus dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif.

Budi menambahkan, pengelolaan limbah berbasis keberlanjutan merupakan bagian dari komitmen Solusi Bangun Indonesia untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya menjawab kebutuhan industri, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Ke depan, Solusi Bangun Indonesia melalui Nathabumi berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pengelolaan limbah yang aman, sesuai regulasi, dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan turut memperkuat penerapan prinsip ekonomi sirkular di Indonesia, termasuk dalam penanganan barang hasil penindakan negara agar tidak kembali beredar dan dapat dikelola secara bertanggung jawab.

Previous Post

Kembali Dipercaya Pimpin DK PWI Jabar, Oland Sibarani: Saya Ada

Next Post

Merajut Asa yang Tertinggal: Kiprah Kemanusiaan Yayasan Elmu Nasirul Matiin Lewat Semangat “Ikatan Lidi”

Related Posts

News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
News

Antisipasi Gangguan Operasional Pesawat, FDI Tasikmalaya Imbau Pilot Drone Tertib Aturan dan Koordinasi

5 November 2026
Edukasi

DPRD Jabar Berharap Seluruh Venue Pertandingan Proprov Dipersiapkan Secara Optimal

5 November 2026
News

Kemendagri Dampingi Hulu Sungai Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar

4 November 2026
News

Kemendagri Dorong Kolaborasi Pemerintah Daerah, BPD, Fintech dan Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi Digital

4 November 2026
Poto: Istimewa
Hukum

Bareskrim Polri Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal Presiden RI, Satu Orang Masih Diperiksa

4 November 2026
Next Post
Oplus_131072

Merajut Asa yang Tertinggal: Kiprah Kemanusiaan Yayasan Elmu Nasirul Matiin Lewat Semangat "Ikatan Lidi"

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021