Bandung, BEDAnews
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso menghimbau kepada warga Jakarta yang ingin datang ke Bandung untuk tidak menghiraukan pesan broadcast BlackBerry Messenger (BBM) yang isinya pelarangan kendaraan pelat B (Jakarta) melintasi kawasan Kota Bandung pada Sabtu (2/6), bertepatan laga Persib vs Mitra Kukar di Stadion Siliwangi.
"Broadcast BBM itu dibuat orang tak bertanggung jawab," jelas Abdul kepada wartawan usai Rakor Pengamanan Persib vs Mitra Kukar di Mapolrestabes Bandung, Jumat (1/6).
Abdul menegaskan, info BBM yang mencatut nama Kasatlantas Bandung dipastikan tidak benar. Seluruh masyarakat terutama penerima pesan BBM menyesatkan itu dihimbau tidak menyebarluaskan lagi. Selain itu, masyarakat diminta tetap menjaga situasi kondusif Kota Bandung dan tidak mudah percaya dengan informasi sesat.
"Tapi, kami tetap mengantisipasinya dengan menempatkan personel kepolisian di lapangan," ucapnya seraya menambahkan bakal menyelidiki pembuat dan penyebar BBM tersebut karena mengaku-ngaku Kasatlantas Bandung.
Kapolrestabes mengungkapkan, pihaknya juga memanggil perwakilan bobotoh yakni Viking Persib Fans Club guna berkoordinasi meredam pesan berantai BBM hoax.
Dalam pertemuan di aula Mapolrestabes Bandung sore tadi, sekaligus membicarakan persiapan pengamanan laga Persib vs Mitra Kukar, bobotoh berjanji menjaga suasana kondusif.
"Kami bersama bobotoh siap mencegah isu pesan BBM itu. Semua pihak harus menjaga Kota Bandung dan menunjukkan sikap sopan santun. Adanya jaminan menjaga ketertiban dan keamanan dari bobotoh, diharapkan kekhawatiran masyarakat terkait pesan BBM tersebut tidak terbukti," tutur Abdul. (Lanie)












