“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa proses ini berlangsung adil. Jangan sampai ada orang yang datang memilih-milih sendiri. Kami ingin agar program ini benar-benar bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Penting untuk dicatat bahwa kawasan ini telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian sebagai wilayah yang cocok untuk tanaman hortikultura, mengingat keterbatasan sumber daya air di wilayah tersebut. Oleh karena itu, tanaman yang akan dibudidayakan harus yang membutuhkan sedikit air, seperti sayuran dan tanaman jangka menengah lainnya.
“Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, lahan ini juga akan digunakan untuk menyuplai kebutuhan pangan ibu kota Nusantara (IKN), yang sedang dipersiapkan. Kami berharap, program ini dapat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan Pembangunan IKN,” terang Brigjen Dody.













