“Insya Allah akan ada 1500 hektar lahan disini, dengan TNI AD berperan aktif dalam pendampingan, terutama dalam proses pembebasan lahan yang sebelumnya terhambat,” ujar Brigjen Dody.
Menurutnya, pada tahap pertama, TNI AD dalam hal ini Korem 132/Tdl, Kodim 1306/Kota Palu telah berhasil membersihkan 85 hektar lahan dan menanam tanaman hortikultura, yang kemudian dilanjutkan dengan pembersihan lahan seluas 100 hektar di tahap kedua.
“Target kami, pada tahun 2026, mencapai 400 hektar lahan yang siap dimanfaatkan,” tambahnya.
Brigjen Dody juga menekankan bahwa, tanah yang dibersihkan ini adalah tanah negara yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat. Namun, sebelum itu, TNI dan Pemerintah Daerah berperan penting dalam memastikan agar proses pembagian lahan berlangsung tertib dan tanpa konflik.












