Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP BUMN menegaskan pentingnya percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat di berbagai daerah.
“Sekolah Rakyat harus menjadi simbol hadirnya negara dalam membuka akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat,” ujar Dony.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan turut difokuskan pada penguatan dukungan pendanaan dan monitoring progres proyek agar pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung lebih optimal. Sementara itu, BP BUMN juga mendorong penguatan aspek legal serta hubungan kelembagaan dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna mempercepat proses penyelesaian pembangunan di lapangan.
Sejumlah langkah strategis juga disiapkan untuk menjaga keberlangsungan proyek hingga tahap akhir penyelesaian. Dukungan pendanaan akan terus diperkuat guna membantu kelancaran pelaksanaan proyek, sementara BUMN Karya didorong lebih selektif dalam menentukan vendor dan subkontraktor agar kualitas pembangunan tetap terjaga. Monitoring progres pun dilakukan secara berkala setiap minggu guna memastikan setiap hambatan dapat segera ditindaklanjuti.













