“Betul, tidak independen,” katanya saat ditanya mengenai kemungkinan proses kembali dibawa ke DPR RI.
Boyamin berpandangan, solusi yang lebih tepat adalah Presiden menggunakan diskresi untuk memilih dari calon cadangan yang sebelumnya telah ditetapkan dalam proses seleksi resmi.
“Betul karena secara legitimasi lebih kuat untuk mengawasi birokrasi. DPR malah terkesan politis dan tidak akan efektif,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberagaman unsur dalam komposisi Ombudsman RI. Menurutnya, lembaga independen semestinya tidak hanya didominasi satu latar belakang tertentu, tetapi perlu menghadirkan keterwakilan yang lebih komprehensif agar memahami praktik birokrasi secara nyata.
Boyamin mengakui, saat ini sebagian besar unsur Ombudsman berasal dari kalangan aktivis LSM, peneliti dan dosen. Namun menurutnya, ke depan perlu dipikirkan komposisi yang lebih berimbang agar koordinasi dan pengawasan terhadap birokrasi berjalan efektif.













