Melalui komunikasi yang aktif dengan Pemko Medan, setidaknya pihak pemerintah ini bisa membantu untuk menggedor perusahaan-perusahaan besar agar mau membagikan CSR-nya melalui KONI.
“Itu bisa dilakukan jika ada kepercayaan, bahwa KONI benar-benar mampu memenej keuangan, merealisasikan bantuan dengan baik dan bertanggungjawab atas pelaporan melalui transparansi dana,” paparnya.
Dengan tidak hanya mengandalkan APBD, sambung Bobby, maka optimalisasi pembinaan seperti yang dicanangkannya tersebut bisa terwujud.
“Dengan banyaknya kegiatan atau event, maka volume atlet bertambah, dan akan berkorelasi pula dengan peningkatan prestasi sehingga visi menjadikan Medan Kota Atlet bisa terwujud,” pungkasnya. (Red).












