Di bawah kepemimpinannya, Kodrat Medan mampu melahirkan atlet yang bisa meraih medali emas pertama pada PON di Papua, itu merupakan prestasi fenomenal karena baru pertama kalinya atlet tarung derajat Sumut yang notabene asal Medan bisa menembus persaingan tingkat nasional.
Bobby pun mengutarakan, visinya untuk KONI Medan minimal anggaran yang didapat melalui dana corporate social responsibility (CSR) maupun dana sponsorship di luar APBD bisa maksimal.
Bobby belajar dari sosok almarhum Zulhifzi Lubis alias Opung Ladon, yang menurutnya pintar menggalang dana sponsor di saat APBD sudah ‘mentok’ kala dulu menjadi Ketua KONI Medan.
“Kita ketahui, anggaran pembinaan KONI Medan dari APBD kan sudah bisa diukur jumlahnya, jadi saya ingin ada optimalisasi dana lain agar pembinaan olahraga termasuk penyediaan sarana dan prasarana bisa lebih optimal,” cetusnya.












