Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. Tafsir, M.Ag, dalam tanggapannya, menyambut baik langkah kolaboratif yang digagas BNNP Jateng.
Ia menegaskan bahwa, Muhammadiyah tidak hanya siap, tetapi merasa terpanggil untuk terlibat aktif dalam gerakan pencegahan narkoba, sejalan dengan visi dakwah sosial Muhammadiyah.
“Muhammadiyah sangat terbuka untuk bekerja sama. Kami punya ribuan amal usaha, dari sekolah, universitas, rumah sakit, hingga organisasi pemuda yang bisa dioptimalkan untuk menjadi garda depan edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkotika,” ujar Dr. Tafsir.
Ia menambahkan, dalam konteks sosial-keagamaan, Muhammadiyah telah lama menaruh perhatian pada isu-isu kebangsaan termasuk bahaya narkoba. Karena itu, kolaborasi ini bukan hanya relevan, tetapi juga merupakan panggilan moral dan sosial yang sejalan dengan prinsip Islam berkemajuan.













