• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป BKSP Jabodetabekjur, Hearing Susun Grand Design Terpadu

BKSP Jabodetabekjur, Hearing Susun Grand Design Terpadu

Asep Budi by Asep Budi
11 September 2013
in Tak Berkategori
4
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, BEDAnews

Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur (Jabodetabekjur), merupakan Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang memerlukan jalinan kerjasama terpadu dalam penanganan permasalahan pembangunan. Karena itu, mutlak diperlukan untuk segera dibuat Grand Design Terpadu antar wilayah tersebut.

Melalui  Grand Design  Terpadu,  diharapkan dapat mengatasi permasalahan, selain itu juga bertujuaan mewujudkan keterpaduan, keselarasan, keserasian, kesinambungan, saling terkait dan ketergantungan dan saling menguntungkan bagi daerah yang terlibat.

Demikian dikatakan Sekertaris Badan Kerja Sama Pembangunan (BKSP) Jabodetabekjur, Asep Sukarno saat melakukan hearing dialog dengan para pakar dan akademisi, di Hotel Arjuna-Ciumbuleuit Bandung, Selasa (10/9).

Dengan hearing dialog ini, diharapkan dapat lebih memfokuskan pemetaan/ mengelompokan permasalahan dari  Provinsi DKI Jakarta, Jabar dan Banten serta 9 Kabupaten/kota yang terlibat untuk selanjutnya secara bersama-sama membuat program skala prioritas baik itu jangka pendek, sedang mapun jangka panjang (10 tahun), termasuk juga menyusun anggaran untuk operasional kegiatan.

Lebih lanjut Asep mengungkapkan, permasalahan yang dihadapi di wilayah Jabodetabekjur cukup kompleks, diantaranya cukup tingginya arus migrasi penduduk ke kota-kota di Jabodetabekjur, Meningkatnya potensi permasalahan perkotaan seperti banjir, kerusakan lingkungan, kemacetan lalu lintas, dan menurunnya public safety.

Adanya perbedaan kepentingan antar daerah (Otomoni Daerah), membuat tidak sinerginya rencana tata ruang wilayah di antara daerah tersebut. Termasuk juga masalah penanganan sampah. Bahkan permasalahan yang tidak pentingnya yaitu lembaga BKSP Jabodetabekjur tidak memiliki wewenang dalam hal perencanaan, pengendalian, pengawasan terhadap kawasan Jabodetabekjur.

Terkait dengan Grand Design Terpadu ini, tentunya diharapkan permasalahan kewilayahan Jabodetabekjur dapat diatasi bersama-sama. Hal ini karena kerjasama pembangunan untuk kebutuhan mangatasi masalah yang bersifat lintas daerah.

Dengan adanya Grand Design Terpadu, tentunya perlu adanya komitmen para stakeholder terhadap kerjasama yang telah disepakati.

Sementara itu DR. Ir. Ikbal Santoso, mengungkapkan dengan diterapkannya Otonomi daerah, banyak kepala daerah merancang pembangunan tanpa berkoordinaasi dengan daerah tetangga, padahal pembangunan tersebut akan berdampak terhadap lintas daerah. Seperti, Jakarta kebanjiran, dikatakan banjir kiriman dari Bogor dan Depok; Jakarta Macet dikatakan karena bayak warga bekasi dan depok bekerja di Jakarta. Dan masih banyak permasalahan lainnya.

Ikbal mengatakan dengan grand design terpadu dapat menjadi pegangan bersama bagi kepala daerah, karena disusun bersama, disepakati bersama, dan dipergunakan untuk kemajuan bersama dalam mangatasi permasalahan.

Hal ini karena dalam Grand Design Terpadu tersebut ada role shearing/ pembagiaan peran dari masing-masing pihak, baik itu tingkat Provinsi DKI Jakarta, Jabar, Banten maupun bagi 9 kabupaten/kota yang bersangkutan. Pungkasnya. (hermanto)

 

BeritaTerkait

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
Previous Post

Ahli Waris Kapten Sutrisno Menangkan Gugatan Atas Emeh Purnamah

Next Post

SMPN 46 Bandung Akan Gratiskan Siswa Tidak Mampu

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026
TNI-POLRI

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Kampung

8 November 2026
TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
Next Post

SMPN 46 Bandung Akan Gratiskan Siswa Tidak Mampu

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021