• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, April 25, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Bey Machmudin: Budi Daya Padi Teknologi Salibu Dapat Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Bey Machmudin: Budi Daya Padi Teknologi Salibu Dapat Tingkatkan Produktivitas Pertanian

herz by herz
13 Januari 2024
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KABUPATEN BANDUNG. BEDAnews.com – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menuturkan, budi daya padi teknologi salibu dapat meningkatkan produksi padi sekaligus menjaga ketahanan pangan.

Peningkatan tersebut, kata Bey, dapat terjadi karena budi daya padi teknologi salibu membuat penanaman lebih efisien dan menambah jumlah panen dalam satu tahun.

“Di mana dalam satu tahun bisa minimal lima kali panen bahkan bisa jadi tujuh kali panen,” kata Bey saat menghadiri Panen Padi Gembira Salibu di Laboratorium Pokja Agraria Gerakan Pilihan Sunda, Kabupaten Bandung, Sabtu (13/1/2024).

Menurut Bey, ada beberapa kelebihan lain dari budi daya padi teknologi salibu, seperti mengurangi biaya produksi, umur panen lebih cepat, dan hasil panen yang besar.

BeritaTerkait

Di Balik Keringat dan Tekad, Personel Lanud Sjamsudin Noor Jalani Tes Kesamaptaan Demi Kenaikan Pangkat

25 April 2026

Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air, Lewat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

24 April 2026

“Pertama, biaya menurun hampir 40 persen tapi produksi meningkat. Jadi bayangkan, kalau lima kali saja, satu kali panen tujuh ton berarti kan lima kali tujuh sudah menghasilkan 35 ton,” ucapnya.

“Kalau yang cara konvensional, paling banyak itu tiga kali dalam satu tahun panen dan satu kali panen paling lima sampai enam ton. Belum lagi biayanya juga lebih mahal. Karena setiap panen mesti ada proses lagi untuk penanaman dan sebagainya. Kalau ini (salibu) setelah panen, sudah tinggal ditanam saja,” tambahnya.

Karena itu, Bey mendorong Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) untuk memperluas penerapan budi daya padi teknologi salibu, termasuk menyosialisasikannya kepada penyuluh.

Kata Bey, Pemda Provinsi Jabar melalui DTPH Jabar terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Budi daya padi teknologi salibu dapat menjadi salah satu upayanya.

“Nanti Bapak Kadis (DTPH) akan melakukan sosialisasi atau semacam pelatihan kepada penyuluh,” tutur Bey.@herz

 

Previous Post

Babinsa 1714-01/Mulia Dampingi Petani Berkebun

Next Post

Kunker Pangdam V/Brawijaya, Kodim Tulungagung Kenalkan Produk Unggulan UMKM Tulungagung

Related Posts

TNI-POLRI

Di Balik Keringat dan Tekad, Personel Lanud Sjamsudin Noor Jalani Tes Kesamaptaan Demi Kenaikan Pangkat

25 April 2026
TNI-POLRI

Tumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air, Lewat Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

24 April 2026
TNI-POLRI

Gandeng BNNK, Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba

24 April 2026
TNI-POLRI

Pangdam IV/Diponegoro Gandeng Papdesi, Percepat Pembangunan 6.262 Titik Koperasi Merah Putih

24 April 2026
TNI-POLRI

Kapolres Demak Minta Jajaran Tingkatkan Kinerja, Usai Perubahan Nomenklatur

24 April 2026
TNI-POLRI

MEMASUKI ERA PEPERANGAN RUDAL, TNI LAKSANAKAN PENEMBAKAN RUDAL SECARA MASIF

24 April 2026
Next Post

Kunker Pangdam V/Brawijaya, Kodim Tulungagung Kenalkan Produk Unggulan UMKM Tulungagung

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021