“Tadi sempat berbincang juga sama Bapak Presiden menanyakan jam berapa kita ke Istana Merdeka-nya? Lalu sempat bercanda, jangan lama-lama ya, soalnya saya mau ke sana. Terus tiba-tiba Pak Presiden bertanya ke Bapak Teddy, jam berapa memang Pak Teddy? Terus aku jawab jam setengah satu, sekitar jam setengah dua belasan lah. Terus kata Bapak, yaudah boleh nanti barengan aja sama saya masuk, jadi nanti ketemu gitu,” tuturnya.
Usai pembekalan, para peserta pun diajak berkeliling kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, mulai dari Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara. Mereka menyaksikan langsung berbagai ruang yang selama ini menjadi saksi pengambilan keputusan penting negara, sekaligus memahami proses pemerintahan secara lebih nyata.












