Dalam pertemuan tersebut, Anton menyampaikan bahwa, fokus utama MASDA Jabar adalah revitalisasi kampung adat sebagai basis pelestarian identitas dan jati diri budaya Sunda.
Menurutnya, kampung adat tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menyimpan kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ketahanan pangan.
“Kampung adat dengan segala nilai dan tradisinya dapat menjadi contoh nyata dalam menjaga harmoni dengan alam serta mendukung ketahanan pangan masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap, dukungan dari DPRD Jawa Barat agar program-program MASDA Jabar dapat berjalan optimal, khususnya dalam upaya pelestarian budaya di tengah dinamika modernisasi.
Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Barat, Bucky, menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah MASDA Jabar dalam mengawal pembangunan berbasis budaya.













