“Saat ini sistem team of team sudah mulai bergerak.
Birokrasi kepanitiaan, ada 100 janji dibikin satu kepanitiaan, sehingga para ASN dapat membantu divisi lain dalam menyelesaikan masalah,” katanya.
“Itulah 2022 akan begitu, rumahnya tetap (dinas tempat bekerja). Namun akan keluar dari rumah masing-masing yang kinerjanya dimaksimalkan untuk bekerja di lintas wilayah,” tambah Gubernur.
Kang Emil berharap mekanisme penghargaan tidak hanya berlangsung di skala provinsi saja.
Melainkan melibatkan dari berbagai elemen dimulai dari _office boy_tiap dinas, hingga level kabupaten/kota se-Jabar.
“Bayangkan ribuan SDM ini tiba-tiba termotivasi, harusnya Jabar tidak ada lawan dalam urusan SDM,” paparnya.
Untuk itu, ia meminta para ASN di Jabar menjungjung tinggi optimisme menyongsong kinerja di tahun 2022.













