“Di Bale Budidaya Gurame yang kini berada di bawah naungan PT. Wangsa Syahitu Dipantara ini, kami melakukan pengembangan dan pemuliaan ikan gurame sehingga berhasil menemukan varitas baru yang diberi nama gurame Sugihmukti. Varietas gurame Sugihmukti merupakan hasil persilangan dari gurame Soang, Galunggung, Jepun, dan Porselen yang dirintis Megnam Mara yang kerap dipanggil dengan sebutan Kakang sejak 2018, ketika Bale Bidudaya Gurame ini masih bernama Majelis Wangsa Syahitu,” papar Nandang.
Menurutnya, gurame Sugihmukti lebih unggul dibanding pendahulunya dari sisi produksi telur dan daya tahan tubuh.
“Gurame Sugihmukti lebih tahan terhadap penyakit, terutama jamur dan virus. Sedangkan indukan betinanya, mampu memproduksi telur sebanyak 7.000 hingga 12.000 butir. Sementara tingkat mortalitas (angka kematian) larva dapat ditekan hingga 5%,” jelasnya.













