Cimahi, BEDAnews
Nasib malang menimpa keluarga Ibrahim (45) warga RT 03/13 Kelurahan Cibabat. salah seorang putrinya yang bernama Nazilah, 5 tahun diduga korban salah obat, dari puskesmas yang berada di daerah Caringin, Bandung.
Berawal dari sakit demam tinggi pada umur 2,5 tahun, Ibrahim yang pada saat itu masih tinggal di daerah Caringin memeriksakan kondisi putrinya ke sebuah puskesmas, tidak ada yang aneh dari tubuh Gadis ciliknya itu sebelum diperiksa di klinik tersebut. Namun, ketika memakan obat dari klinik badan Nazilla malah semakin panas hingga 42 derajat Celsius, dan mulai mengeluarkan bintik-bintik seperti layaknya penyakit cacar.
Sejak itu, Badannya semakin menyusut seperti anak yang mengalami gizi buruk. Padahal menurut ibunya, Nining (43) Nazilah tidak pernah bolos dalam program imunisasi dan posyandu.
Tinggal di rumah bilik, Ibrahim harus menghidupi empat anaknya. Ibrahim bekerja sebagai pedagang di salah satu sekolah di Baros dan Nining berjualan di Pasar tumpah Tagog.
Awalnya minta pertolongan kepada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, namun disuruh untuk mendatangi Dinas Kesehatan Kota Bandung karena Puskesmas tempat Nazilla berobat bukan di Cimahi.
“Saat dia sehat, Nazilla anak yang sangat atraktif, lincah dan begitu ceria, bahkan saat sakit seperti sekarang saja dimasih tertawa saat badannya tiba-tiba mendadak shock.” Kata Ibrahim.
Dikatakannya, pada 2012 tubuhnya sangat kaku dan tidak bisa sama sekali digerakan namun saat keluarga kami mencoba agar Nazila sedikit diurut badannya, pergelangan tangannya kini tidak lagi kaku.
Ibrahim juga menjelaskan, akibat dari obat yang keliru itu saraf-saraf Nabila tidak bisa berfungsi secara benar sehingga tidak bisa bicara, bergerak dan mengunyah bahkan lambungnya saat ini mengkerut sehingga makanpun hanya bisa dengan bubur yang dilarutkan hingga encer agar bisa dimakan oleh Nazilla.
Saat ini Ibrahim dan keluarga hanya bisa berharap agar ada bantuan yang tulus dan bisa menyalurkan bantuan untuk Nazilla anak tersayangnya. “Keingin sembuhan Nazila terlihat dari perubahan badannya yang tadinya kaku menjadi lebih tenang serta senyumnya yang selalu bisa meyakinkan kami bahwa dia akan cepat sembuh” Tutur Ibrahim. (Bubun M)











