• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Bendera One Piece di Bulan Kemerdekaan: Simbol Kritik atau Ancaman Negara?

Bendera One Piece di Bulan Kemerdekaan: Simbol Kritik atau Ancaman Negara?

kris by kris
3 Agustus 2025
in Ragam
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Namun, reaksi negara terhadap ekspresi semacam ini seringkali kaku. Dalam banyak kasus, ekspresi budaya rakyat yang menyimpang dari norma resmi dianggap ancaman. Logika ini sejalan dengan kritik Michel Foucault (1977), yang menjelaskan bagaimana kekuasaan bekerja melalui pengawasan dan penertiban ekspresi, bukan sekadar pemenjaraan fisik. Simbol pun bisa dianggap subversif jika tidak sesuai dengan kepentingan dominan.

Apakah kibaran bendera bajak laut ini perlu ditanggapi dengan represi? Tidak selalu. Justru ini bisa dibaca sebagai alarm sosial. Dalam masyarakat demokratis, simbol-simbol alternatif seharusnya dijadikan jendela untuk memahami perasaan warga. Seperti ditulis Benedict Anderson (1991) dalam Imagined Communities, bangsa adalah konstruksi imajinatif yang dirawat lewat simbol, cerita, dan ingatan kolektif. Ketika sebagian warga merasa lebih terwakili oleh simbol One Piece, itu mencerminkan lemahnya imajinasi kebangsaan kita di mata generasi baru.

BeritaTerkait

DUNIA SEDANG BERMAIN API, BLOKADE AS DAN RUDAL HIPERSONIK ‘DARK EAGLE’ ANCAMAN NYATA BAGI ARUS PERDAMAIAN

2 Mei 2026

Dari Jerman ke Hormuz: Dunia Multipolar Lahir, RI Jangan Lagi Penonton

2 Mei 2026
Page 3 of 5
Prev12345Next
Previous Post

KRI SIM-367 dan KRI Brawijaya-320 Laksanakan Passex di Laut Mediterania

Next Post

Abolisi Tom dan Amnesti Hasto, Menakar Batas Antara Rekonsiliasi dan Erosi Hukum

Related Posts

Ragam

DUNIA SEDANG BERMAIN API, BLOKADE AS DAN RUDAL HIPERSONIK ‘DARK EAGLE’ ANCAMAN NYATA BAGI ARUS PERDAMAIAN

2 Mei 2026
Ragam

Dari Jerman ke Hormuz: Dunia Multipolar Lahir, RI Jangan Lagi Penonton

2 Mei 2026
Ragam

Negara Melawan Oligarki Digital!

2 Mei 2026
Ragam

Pelantikan Direksi KOGANA SUMUT Periode 2026–2029, Momentum Hari Buruh Perkuat Profesionalisme Relawan Bencana

2 Mei 2026
KETERANGAN PERS-PLH Kajati Sumut, Herlina Setyorini, SH, MH, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto saat keterangan pers usai Peringatan May Day 2026. (Foto Ist).
Politik

PLH Kajati Sumut Herlina Setyorini, Hadiri Peringatan May Day 2026

2 Mei 2026
Ragam

Lapas Ciamis: Program Pembinaan Kreatif Warga Binaan Didukung Menteri dan Musisi

2 Mei 2026
Next Post

Abolisi Tom dan Amnesti Hasto, Menakar Batas Antara Rekonsiliasi dan Erosi Hukum

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021