Contoh, selaku Kapolri Listyo tidak sanggup dan takut kepada Jokowi untuk memerintahkan Penyidik Polda untuk menahan TSK Firly Bahuri yang juga orang dekat Jokowi dan
Listyo pun tidak sanggup menahan beberapa orang artis yang nyata-nyata terlibat kasus judi online, seperti Nikita Mirzani, Wulan Guritno dan sekelas pelawak Deni Cagur serta Anwar Usman eks Ketua MK terlapor/teradu nepotisme di Polda Metro Jaya. Lalu bagaimana andai terduga judi online adalah para anggota legislatif?
Sementara publik menganggap Listyo dapat diyakini piawai menangkap orang yang bersalah, namun terhadap jenis kasus dan yang pelakunya merupakan orang yang biasa-biasa saja. Sehingga akibanya banyak proses hukum terhadap beberapa kasus justru mengalami stagnasi atau tidak ber-kejelasan dalam proses penanganan hukumnya.












