Salah satu penerima beasiswa, Muhammad Fery Restiawan Ramadhani, mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Lambung Mangkurat, merasakan langsung dampak program tersebut. Beasiswa yang diterimanya pada November 2025 dinilai menjadi penopang penting dalam perjuangannya menuntaskan pendidikan sarjana, terutama sebagai mahasiswa perantau.
Lulusan SMKN 1 Tanjung itu mengaku perjalanan menempuh pendidikan tinggi sarat dengan tantangan. Kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari biaya tempat tinggal hingga transportasi, menjadi bagian dari realitas yang harus dihadapi.
Namun, bagi Fery, setiap kesulitan justru menjadi ruang belajar tentang kemandirian dan tanggung jawab.
“Semua keterbatasan saya jadikan proses pembelajaran. Dari situ saya belajar bertahan, berusaha, dan terus melangkah,” tuturnya.













