Setiap KK, 1 tahun sekali mendapat bantuan Sembako berupa Beras 25 kg, Gula 2 kg, Minyak Goreng 2 liter, teh, sarden dan sebagainya dari Dinas Sosial.
Namun begitu, mereka masih belum terbebas dari stigma. Hal ini menyebabkan mereka sulit berinteraksi dengan masyarakat luas.
Mereka juga mengharapkan adanya program pemberdayaan berupa pelatihan keterampilan yang tidak bersentuhan dengan permakanan, misalnya perbengkelan, pertukangan dan sebagainya.
Risma juga berencana membukakan usaha bagi warga eks penderita kusta. Usaha tersebut diantaranya ternak ayam dan ikan lele.
Di dua lokasi yang disambangi, Risma memberikan bantuan Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa Alat Pelindung Diri terdiri dari suplemen, madu, hand sanitizer, masker hingga sabun cair.













