Saat ini menjadi 199 KK dan sebanyak kurang lebih 25% dari jumlah tersebut yang masih menderita kusta. Warga dengan Eks Kusta ini menghuni areal lahan seluas kurang lebih 8 hektar.
Di tempat tersebut dibangun Rumah Sakit Kusta yang kini telah berubah menjadi Rumah Sakit Umum tipe C.
Semua warga telah didata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial( DTKS) milik Kemensos agar mendapat bantuan dari berbagai program di Kemensos.
Namun belum semua warga menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS), sehingga pelayanan kesehatan yang harusnya dilakukan secara rutin terkendala atau harus dibayarkan secara mandiri.
Kemensos juga mendata kebutuhan alat bantu seperti kaki palsu dan kursi roda yang dibutuhkan bagi penderita kusta. Hal ini langsung ditangani saat ada warga yang mengeluhkan ukuran kaki palsunya sudah tak cukup lagi.












