MOJOKERTO – Kawasan eks lokalisasi Balong Cangkring, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto terlihat sepi.
Sejak lokalisasi resmi ditutup pada 29 Mei 2016, kawasan ini tidak lagi ramai dikunjungi lelaki yang mencari kesenangan. Bahkan penghuni wisma yang ada di kawasan ini sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing.
Hanya menyisakan warga lokal.
Kondisi ini membuat penduduk asli kawasan tersebut kehilangan mata pencarian. Banyak diantara mereka mengais rejeki dengan mengemis, atau menarik becak.
Kawasan Balong Cangkring menjadi tempat Yayasan Mojopahit membina berbagai warga tuna sosial dan merupakan eks lokalisasi. Mirisnya, banyak anak-anak yang tinggal di eks Balong Cangkring ini putus sekolah bahkan memilih hidup di jalan.











