“Mama Syathibi Gentur -Cianjur itu dikenal sebagai tokoh besar ulama di Jawa Barat, bahkan beberapa ulama yang berada di wilayah Banten dan Jawa Barat banyak yang berguru kepada beliau. Sehingga, dulu itu ada kesan, jika belum ngaji sama mama Syatibi, belum selesai ngajinya, ” Ungkap Dadang yang juga ketua Prodi Bimbingan Konseling Islam (BKI) Pasca Sarjana UIN Bandung.
Dipaparkan Dadang, dalam kajian Maqulat Syatibi dijelaskan peranan ilmu mantiq (Logika) berguna dalam kajian eksistensi Tuhan, terutama kajian ilmu tauhid dan kalam.
Sebab itu, lanjut Dadang yang juga Pimpinan Pesantren Al- Ukhuwah Cianjur ini, naskah naskah kuno Maqulat Syatibi masih relevan dan dibutuhkan bagi civitas FDK sebagai bagian pisau analisi dalam membedah ilmu kalam dan tauhid.












